11 ORANG PENDATANG DI AMANKAN SATPOL PP TANBU

Satpol PP dan Damkar Tanah Bumbu – Belakangan ini, masyarakat merasa resah. Pasalnya, ada sejumlah orang tak dikenal masuk ke wilayah Kabupaten Tanahbumbu dengan berkedok minta sumbangan.
Mereka datang dengan membawa berkas sumbangan untuk pembangunan sebuah musholla di wilayah Martapura Kabupaten Banjar. Selain itu, oknum lainnya berkedok menjual buku-buku islami dan poster-poster dengan alasan dananya dialirkan ke pembangunan tempat ibadah.
informasi tersebut langsung ditindaklanjuti jajaran Satpol PP Kabupaten Tanahbumbu. Alhasil, pada Senin (10/12/18), tim Satpol PP mengamankan dua orang dikawasan Simpamg Empat. Selasa (11/12/18) pukul 07.00 wita, tim Satpol PP, Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melaksanakan pengembangan dan memgamankan 9 orang yang juga bukan warga Tanah Bumbu.
Semuanya dibawa ke kantor Satpol PP Tanah Bumbu untuk diperiksa penyidik. 11 orang itu diperiksa satu persatu dan diketahui identitasnya bukan dari Tanah Bumbu.
Kasat Pol PP dan Damkar Tanah Bumbu, Ir. H. Riduan, Selasa (11/12/18) mengatakan 11 orang pendatang tersebut sudah ditindaklanjuti. Semuanya melanggar Perda No 9 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Kabupaten Tanahbumbu.
Setelah di BAP, 9 orang diserahkan ke Dinas Sosial dan selanjutnya dikembalikan ke daerah asal yaitu Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur.
“Untuk tukang gigi diberi peringatan keras dengan surat pernyataan, sedangkan yang meminta bantuan dan sumbangan rumah ibadah diproses lebih lanjut dengan menyerahkannya ke PPNS Kabupaten Banjar, ” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, H. Rooswandi Salem, memberikan apresiasi kepada jajaran Satpol PP dan Damkar Tanbu, sebab sudah menjalankan Perda dan menindaklanjuti laporan masyarakat.
“Salut dengan respon Satpol PP yang sigap menindaklanjuti laporan masyarakat. semua pelanggar perda itu harus ditindak sesuai aturan yang ada, ” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *